(Agam Syahputra /
1634010074)
PENGERTIAN
SISTEM INFORMASI
Sistem
dapat diartikan sebagai suatu kumpulan, atau himpunan dari unsur, komponen, atau
variabel - variabel yang saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama
lain. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem
yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan - gagasan atau konsepsi
yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah yang bersifat fisis adalah
serangkaian unsur yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabari,
2004).
Dari
definisi diatas maka dapat diketahui bahwa manfaat sistem yaitu menyatukan atau
mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam suatu ruang lingkup, dimana
komponen – komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Komponen atau sub
sistem harus saling berintegrasi dan
saling berhubungan untuk membentuk suatu satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan
dari suatu sistem tersebut dapat terpenuhi.
Informasi
adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi
bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini
menggambarkan kejadian – kejadian nyata
untuk menambah pemahamannya terhadap fakta – fakta yang ada, sehingga dapat
digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Informasi adalah sebuah data, data
adalah kumpulan fakta yang tidak terorganisir. Pengolahan data akan mengubah
data mentah menjadi sebuah informasi (Nurwono, 1994). Pada suatu Sistem
Informasi dibutuhkan sebuah masalah dan sebuah informasi untuk dijadikan
sebagai sebuah Sistem Informasi.
Jadi
sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk
pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi, dan
menampilkan) informasi. Sistem Informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem
dimana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial.
Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung
manusia dalam pengambilan keputusa. Dengan demikian sistem informasi
berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain.
FUNGSI
SISTEM INFORMASI
Sistem
Informasi adalah suatu pengolahan data. Maka dibutuhkanlah sebuah data untuk
diolah. Pada kehidupan berbagai bidang kerja terdapat pula sesuatu yang dapat
kita rangkai sebagai sebuah Sistem Informasi, maka dari itu kita akan membahas
fungsi Sistem Informasi dalam berbagai bidang kerja. Sistem Informasi memiliki
peranan dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sehari – hari terlebih
lagi didalam dunia kerja yang membutuhkan sebuah Sistem Informasi guna
menjalankan aplikasi dan program kerjanya. Setiap perusahaan pasti memiliki
Sistem Informasi, sebuah perusahaan yang tidak memiliki Sistem Informasi
didalamnya, maka perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan untuk berkembang.
Hal ini lah yang mendorong meningkatnya kebutuhan dan peranan akan sebuah
Sistem Informasi.
A. Sistem Informasi Dalam Bidang Komputer
Computer
Based Information System (CBIS) atau yang dalam bahasa indonesia disebut
sebagai Sistem Informasi Komputer merupakan sistem pengolahan data menjadi
sebuah informasi. Menurut Burch dan Strater dalam bukunya “Information System :
theory and practice”, sistem informasi adalah suatu kumpulan beberapa fungsi
yang bergabung secara formal dalam sistematis yaitu :
1. Melakukan pengolahan data dan transaksi operasional.
2. Menghasilkan sistem informasi untuk mendukung manajemen dalam
melakukan aktifitas perencanaan pengendalian dan pengembilan
keputusan.
3. Menghasilkan berbagai laporan bagi kepentingan eksternal organisasi.
Sistem
Informasi dalam bidang komputer memiliki peran dan fungsi menjamin tersedianya
kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan informasi secara kritis dan juga
meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji dalam sebuah sistem informasi
secara tepat, akurat, efektif dan effisien. Sistem Informasi juga berfungsi
sebagai pemelihara sistem dan memperbaiki produktivitas dalam aplikasi
pengembangan.
Contohnya
Sistem Informasi dalam bidang teknologi game. Sistem informasi di dalam bidang
teknologi game, bertujuan untuk mengumpulkan dan mengolah semua data dalam
sebuah perancangan game tersebut. Sistem Informasi dalam game juga berguna
untuk mengelola script, tempat, dan alur permainan, dan cerita dalam game
tersebut.
B. Sistem Informasi Dalam Bidang Ekonomi Dan
Bisnis
Di
dalam bidang ekonomi sistem informasi berfungsi sebagai. Salah satu tujuan
pembuatan sebuah informasi dalam bidang ekonomi dan bisnis antara lain adalah
organisator untuk mengolah transaksi-transaksi, mendistribusikan barang,
memantau stok, penjadwalan pengiriman barang secara otomatis, mengurangi biaya
dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
Contohnya Bank, mereka menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek
nasabah dan membuat berbagai laporan rekening dan transaksi yang terjadi.
Dengan demikian maka, data data transaksi para nasabah akan tersortir dan
tersimpan dengan baik, yang menjadikan transaksi nasabah menjadi aman.
Tentunya
kita bisa membayangkan betapa effisennya suatu pekerjaan dengan menggunakan
Sistem Informasi tanpa mereka menunggu datangnya laporan mingguan atau bulanan
dari para pengelolanya, contohnya para pelaku usaha yang kebingunga mengambil
keputusan untuk menambah produk atau tidak. Terlebih lagi untuk usaha waralaba
yang membutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan akan merasa dimudahkan
dengan adanya notifikasi berupa sms, email atau peringatan di dalam sistem
menunjukan stok barang yang ada di gudang. Dengan demikian maka, keputusan
penambahan produk atau tidak akan dapat dilakukan secara cepat. Melihat dari
pernyataan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa betapa pentingnya Sistem
Informasi bagi para pelaku usaha
C. Sistem Informasi Dalam Bidang Pertanian
Dalam
bidang pertanian Sistem Informasi berguna untuk membantu petani dalam
mengetahui dan memperkiraan cuaca, memperkiraan musim panen, memilih bibit
unggul, daya tahan tanaman dan keadaan lahan. Dengan sistem informasi tersebut
petani dapat memprediksi atau menentukan masa panen dan jumlah yang di dapat
dalam masa panen. Jika para petani mendapatkan jumlah panen yang maksimal maka
kesejahteraan petani dapat kian meningkat. Sistem Informasi ini juga berguna
sebagai tempat pengelola atau penyimpanan data – data terkait hasil panen,
jumlah stok, dan juga pasar untuk penjualan hasil panen dan pembelian bibit.
Sesuai dengan perkembangan teknologi basis data dan khususnya teknologi komputer
ini. Sistem Informasi tersebut membantu petani dalam menjual dan mendapatkan
hasil panen dengan lebih efektif dan effis. Dengan demikian maka kebutuhan
mengenai penyimpanan, analisis, dan pengolahan data sangat amat besar
jumlahnya.
D. Sistem Informasi Dalam Bidang Pertahanan
Negara
Dalam
bidang pertahanan Sistem Informasi berperan untuk mengetahui batas wilayah,
keamanan wilayah, mendata keluar masuknya senjata, dan mengetahui apa saja yang
terjadi di dalam dan di luar negeri. Dengan menggunakan sistem basis data,
teknologi satelit inderaja (penginderaan jauh / remote sensing), dan teknologi
komputer grafik, akan sangat memudahkan dalam peningkatan pertahanan wilayah
negara tersebut. Informasi juga berguna untuk mengetahui ancaman yang datang
dari luar maupun dalam negara tersebut.
Tanpa
informasi yang tepat dapat menyebabkan kegagalan khususnya dalam bidang
pertahanan sehingga kemampuan untuk menyediakan informasi potential merupakan
faktor yang sangat menentukan kuat tidaknya pertahanan dalam suatu negara.
Inilah mengapa banyak pemerintah maupun
badan tertentu yang menghabiskan jutaan dollar untuk mendapatkan informasi
mengenai sesuatu yang berkaitan dengan ancaman potensial bagi negara mereka.
KESIMPULAN
Sistem
informasi sangat berkaitan erat dengan peningkatan dan kemajuan teknologi.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi semakin lama semakin meningkat
dan perkembangan teknologi tidak akan pernah berhenti. Sistem Informasi juga
berperan pada perkembangan teknologi. Contohnya pada bidang teknologi
pertahanan yang kian lama kian rumit, dan membutuhkan Sistem Informasi yang
canggih, tepat, dan akurat. Dengan adanya kemajuan teknologi tersebut, di dalam
berbagai aspek kebidangan. Suatu Sistem Informasi yang baik juga bergantung
pada pelaku dan praktisan dalam bidang ilmu Sistem Informasi tersebut. Karena
kualitas dari Sistem Informasi tersebut bergantung pada pelaku dan praktisan
Ilmu Sistem Informasi, maka dari itu peningkatan sumber daya manusia telebih
lagi peningkatan praktisan dalam bidang Sistem Informasi semakin banyak
dibutuhkan.
Oleh
karenanya diharapkan pemerintah dan seluruh lembaga pendidikan terkait
memberikan perhatian yang lebih dalam pemberdayaan Sistem Informasi yang kian
lama kian meningkat. Dengan peningkatan sumber daya manusia di bidang Sistem
Informasi, akan berdampak pada peningkatan pembangunan ekonomi dan
kesejahteraan masyarakat dalam negara tersebut. Dengan peningkatan kualitas
Sistem Informasi harusnya diselingi oleh peningkatan fasilitas Sistem Informasi
tersebut. Guna terjadinya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas pada
bidangnya. Dan diharapkan akan adanya timbal balik yang lebih dalam
pelaksanaannya.
(Agam Syahputra /
1634010074)
PENGERTIAN
SISTEM INFORMASI
Sistem
dapat diartikan sebagai suatu kumpulan, atau himpunan dari unsur, komponen, atau
variabel - variabel yang saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama
lain. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem
yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan - gagasan atau konsepsi
yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah yang bersifat fisis adalah
serangkaian unsur yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabari,
2004).
Dari
definisi diatas maka dapat diketahui bahwa manfaat sistem yaitu menyatukan atau
mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam suatu ruang lingkup, dimana
komponen – komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Komponen atau sub
sistem harus saling berintegrasi dan
saling berhubungan untuk membentuk suatu satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan
dari suatu sistem tersebut dapat terpenuhi.
Informasi
adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi
bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini
menggambarkan kejadian – kejadian nyata
untuk menambah pemahamannya terhadap fakta – fakta yang ada, sehingga dapat
digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Informasi adalah sebuah data, data
adalah kumpulan fakta yang tidak terorganisir. Pengolahan data akan mengubah
data mentah menjadi sebuah informasi (Nurwono, 1994). Pada suatu Sistem
Informasi dibutuhkan sebuah masalah dan sebuah informasi untuk dijadikan
sebagai sebuah Sistem Informasi.
Jadi
sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk
pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi, dan
menampilkan) informasi. Sistem Informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem
dimana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial.
Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung
manusia dalam pengambilan keputusa. Dengan demikian sistem informasi
berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain.
FUNGSI
SISTEM INFORMASI
Sistem
Informasi adalah suatu pengolahan data. Maka dibutuhkanlah sebuah data untuk
diolah. Pada kehidupan berbagai bidang kerja terdapat pula sesuatu yang dapat
kita rangkai sebagai sebuah Sistem Informasi, maka dari itu kita akan membahas
fungsi Sistem Informasi dalam berbagai bidang kerja. Sistem Informasi memiliki
peranan dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sehari – hari terlebih
lagi didalam dunia kerja yang membutuhkan sebuah Sistem Informasi guna
menjalankan aplikasi dan program kerjanya. Setiap perusahaan pasti memiliki
Sistem Informasi, sebuah perusahaan yang tidak memiliki Sistem Informasi
didalamnya, maka perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan untuk berkembang.
Hal ini lah yang mendorong meningkatnya kebutuhan dan peranan akan sebuah
Sistem Informasi.
A. Sistem Informasi Dalam Bidang Komputer
Computer
Based Information System (CBIS) atau yang dalam bahasa indonesia disebut
sebagai Sistem Informasi Komputer merupakan sistem pengolahan data menjadi
sebuah informasi. Menurut Burch dan Strater dalam bukunya “Information System :
theory and practice”, sistem informasi adalah suatu kumpulan beberapa fungsi
yang bergabung secara formal dalam sistematis yaitu :
1. Melakukan pengolahan data dan transaksi operasional.
2. Menghasilkan sistem informasi untuk mendukung manajemen dalam
melakukan aktifitas perencanaan pengendalian dan pengembilan
keputusan.
keputusan.
3. Menghasilkan berbagai laporan bagi kepentingan eksternal organisasi.
Sistem
Informasi dalam bidang komputer memiliki peran dan fungsi menjamin tersedianya
kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan informasi secara kritis dan juga
meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji dalam sebuah sistem informasi
secara tepat, akurat, efektif dan effisien. Sistem Informasi juga berfungsi
sebagai pemelihara sistem dan memperbaiki produktivitas dalam aplikasi
pengembangan.
Contohnya
Sistem Informasi dalam bidang teknologi game. Sistem informasi di dalam bidang
teknologi game, bertujuan untuk mengumpulkan dan mengolah semua data dalam
sebuah perancangan game tersebut. Sistem Informasi dalam game juga berguna
untuk mengelola script, tempat, dan alur permainan, dan cerita dalam game
tersebut.
B. Sistem Informasi Dalam Bidang Ekonomi Dan
Bisnis
Di
dalam bidang ekonomi sistem informasi berfungsi sebagai. Salah satu tujuan
pembuatan sebuah informasi dalam bidang ekonomi dan bisnis antara lain adalah
organisator untuk mengolah transaksi-transaksi, mendistribusikan barang,
memantau stok, penjadwalan pengiriman barang secara otomatis, mengurangi biaya
dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
Contohnya Bank, mereka menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek
nasabah dan membuat berbagai laporan rekening dan transaksi yang terjadi.
Dengan demikian maka, data data transaksi para nasabah akan tersortir dan
tersimpan dengan baik, yang menjadikan transaksi nasabah menjadi aman.
Tentunya
kita bisa membayangkan betapa effisennya suatu pekerjaan dengan menggunakan
Sistem Informasi tanpa mereka menunggu datangnya laporan mingguan atau bulanan
dari para pengelolanya, contohnya para pelaku usaha yang kebingunga mengambil
keputusan untuk menambah produk atau tidak. Terlebih lagi untuk usaha waralaba
yang membutuhkan kecepatan dalam pengambilan keputusan akan merasa dimudahkan
dengan adanya notifikasi berupa sms, email atau peringatan di dalam sistem
menunjukan stok barang yang ada di gudang. Dengan demikian maka, keputusan
penambahan produk atau tidak akan dapat dilakukan secara cepat. Melihat dari
pernyataan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa betapa pentingnya Sistem
Informasi bagi para pelaku usaha
C. Sistem Informasi Dalam Bidang Pertanian
Dalam
bidang pertanian Sistem Informasi berguna untuk membantu petani dalam
mengetahui dan memperkiraan cuaca, memperkiraan musim panen, memilih bibit
unggul, daya tahan tanaman dan keadaan lahan. Dengan sistem informasi tersebut
petani dapat memprediksi atau menentukan masa panen dan jumlah yang di dapat
dalam masa panen. Jika para petani mendapatkan jumlah panen yang maksimal maka
kesejahteraan petani dapat kian meningkat. Sistem Informasi ini juga berguna
sebagai tempat pengelola atau penyimpanan data – data terkait hasil panen,
jumlah stok, dan juga pasar untuk penjualan hasil panen dan pembelian bibit.
Sesuai dengan perkembangan teknologi basis data dan khususnya teknologi komputer
ini. Sistem Informasi tersebut membantu petani dalam menjual dan mendapatkan
hasil panen dengan lebih efektif dan effis. Dengan demikian maka kebutuhan
mengenai penyimpanan, analisis, dan pengolahan data sangat amat besar
jumlahnya.
D. Sistem Informasi Dalam Bidang Pertahanan
Negara
Dalam
bidang pertahanan Sistem Informasi berperan untuk mengetahui batas wilayah,
keamanan wilayah, mendata keluar masuknya senjata, dan mengetahui apa saja yang
terjadi di dalam dan di luar negeri. Dengan menggunakan sistem basis data,
teknologi satelit inderaja (penginderaan jauh / remote sensing), dan teknologi
komputer grafik, akan sangat memudahkan dalam peningkatan pertahanan wilayah
negara tersebut. Informasi juga berguna untuk mengetahui ancaman yang datang
dari luar maupun dalam negara tersebut.
Tanpa
informasi yang tepat dapat menyebabkan kegagalan khususnya dalam bidang
pertahanan sehingga kemampuan untuk menyediakan informasi potential merupakan
faktor yang sangat menentukan kuat tidaknya pertahanan dalam suatu negara.
Inilah mengapa banyak pemerintah maupun
badan tertentu yang menghabiskan jutaan dollar untuk mendapatkan informasi
mengenai sesuatu yang berkaitan dengan ancaman potensial bagi negara mereka.
KESIMPULAN
Sistem
informasi sangat berkaitan erat dengan peningkatan dan kemajuan teknologi.
Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi semakin lama semakin meningkat
dan perkembangan teknologi tidak akan pernah berhenti. Sistem Informasi juga
berperan pada perkembangan teknologi. Contohnya pada bidang teknologi
pertahanan yang kian lama kian rumit, dan membutuhkan Sistem Informasi yang
canggih, tepat, dan akurat. Dengan adanya kemajuan teknologi tersebut, di dalam
berbagai aspek kebidangan. Suatu Sistem Informasi yang baik juga bergantung
pada pelaku dan praktisan dalam bidang ilmu Sistem Informasi tersebut. Karena
kualitas dari Sistem Informasi tersebut bergantung pada pelaku dan praktisan
Ilmu Sistem Informasi, maka dari itu peningkatan sumber daya manusia telebih
lagi peningkatan praktisan dalam bidang Sistem Informasi semakin banyak
dibutuhkan.
Oleh
karenanya diharapkan pemerintah dan seluruh lembaga pendidikan terkait
memberikan perhatian yang lebih dalam pemberdayaan Sistem Informasi yang kian
lama kian meningkat. Dengan peningkatan sumber daya manusia di bidang Sistem
Informasi, akan berdampak pada peningkatan pembangunan ekonomi dan
kesejahteraan masyarakat dalam negara tersebut. Dengan peningkatan kualitas
Sistem Informasi harusnya diselingi oleh peningkatan fasilitas Sistem Informasi
tersebut. Guna terjadinya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas pada
bidangnya. Dan diharapkan akan adanya timbal balik yang lebih dalam
pelaksanaannya.
